Udara hangat mendorong suhu di Indonesia hingga 37°C pada 5 November

Suhu meningkat selama tujuh hari seiring bertahannya udara hangat
Pada 3–9 November, udara hangat dan sinar matahari yang kuat akan berpadu sehingga suhu di Indonesia meningkat. Udara hangat dari Samudra Hindia dengan suhu +18°C atau lebih meluas di sekitar ketinggian 1.500 m dan terus menghangatkan wilayah dekat permukaan. Tutupan awan relatif sedikit, sehingga pengaruh sinar matahari turut meningkatkan suhu. Puncak panas diprakirakan terjadi pada 5 November.
Prakiraan di sejumlah wilayah
Udara hangat dan sinar matahari yang kuat diprakirakan bertahan selama periode tersebut. Di Surabaya, suhu diprakirakan mencapai 37°C pada 3–9 November, dengan kelembapan 46%–51%. Pada 10 November, suhu di Surabaya diprakirakan turun hingga 34°C karena awan meluas dan sinar matahari melemah. Suhu di Denpasar diprakirakan mencapai 33–34°C, sedangkan di Jakarta 32–33°C; keduanya tidak mencapai 35°C.
Usahakan sebisa mungkin menghindari aktivitas di luar ruangan pada siang hari. Minum air secara berkala dan jaga sirkulasi udara di dalam ruangan untuk mengantisipasi panas.




