Udara hangat diperkirakan membuat suhu di Manila, Filipina, mencapai 35°C

Udara hangat dan sinar matahari terik mendorong kenaikan suhu
Pada 21–22 Oktober, suhu di Filipina diperkirakan naik karena udara hangat berpadu dengan sinar matahari yang terik. Udara hangat bersuhu +18°C atau lebih di sekitar ketinggian 1.500 m meluas dari Laut Filipina dan terus menghangatkan wilayah dekat permukaan. Awan juga relatif sedikit, sehingga dampak sinar matahari turut terasa. Kondisi ini diperkirakan berlanjut.
Prakiraan di sejumlah wilayah
Udara hangat dan sinar matahari terik diperkirakan berlanjut selama periode tersebut. Suhu di Manila diperkirakan mencapai 35°C pada 21–22 Oktober, dengan kelembapan 53% hingga 57%. Sementara itu, suhu di Cebu diperkirakan mencapai 32°C karena intensitas sinar matahari lebih rendah, di Davao 31–32°C, dan di Baguio 23°C. Suhu di ketiga wilayah tersebut diperkirakan tidak mencapai 35°C.
Batasi kegiatan di luar ruangan pada siang hari sebisa mungkin. Minum air secara berkala dan pastikan sirkulasi udara di dalam ruangan tetap baik untuk mengantisipasi panas.




