Taiwan: Taipei diperkirakan mencapai 35°C akibat tekanan tinggi di lapisan atas atmosfer

Suhu meningkat akibat meluasnya punggungan tekanan tinggi di lapisan atas atmosfer
Dari 28 hingga 29 September, suhu di Taiwan akan meningkat karena tekanan tinggi di lapisan atas atmosfer dan radiasi matahari yang kuat terjadi bersamaan. Di sekitar ketinggian 5,000 m, punggungan tekanan tinggi lebih menonjol dibandingkan wilayah sekitarnya, sehingga awan sulit terbentuk. Kondisi yang umumnya cerah dan radiasi matahari yang menghangatkan permukaan bumi diperkirakan akan terus berlangsung.
Prospek di berbagai wilayah
Selama periode ini, tekanan tinggi di lapisan atas atmosfer dan radiasi matahari yang kuat akan terus berlangsung. Di Taipei, udara hangat juga mengalir masuk. Dari 28 hingga 29 September, suhu diperkirakan mencapai 35°C, sementara kelembapan yang tinggi, yaitu 61% hingga 63%, akan membuat kondisi terasa gerah.
Sementara itu, suhu di Taichung diperkirakan mencapai 33–34°C, di Kaohsiung 32°C, dan di Hualien 29°C karena radiasi matahari lebih lemah. Suhu di semua wilayah tersebut tidak akan mencapai 35°C.
Sebisa mungkin, hindari bepergian ke luar pada siang hari. Minumlah air secara berkala dan lakukan langkah-langkah menghadapi panas, seperti menjaga sirkulasi udara tetap baik di dalam ruangan.




